Press Release

Menteri Sosial Melepas 3 Atlet SOIna Berangkat ke Olympiade Musim Dingin Special Olympics

Diposting Oleh: Nursatyo Pada: 22 January 2009

Jakarta, Januari 2009 ? Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah pada hari Selasa (3/2) melepas 3 (tiga) atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) untuk berangkat ke ajang olympiade musim dingin Tunagrahita tingkat dunia, Special Olympics World Winter Games (SOWWG) 2009 di Idaho, Amerika Serikat. Ketiga atlet tersebut adalah Johannes Nugroho Kurniawan (36), Abdul Hadi (24) dan Cahyo Estiadi Budi Syahputro (21). Mereka akan mengikuti kompetisi cabang Snowshoeing (berlari di salju) mulai dari 25 m, 50 m, 100 m, 200 m, 400 m dan 800 m. Para atlet tersebut didampingi oleh 2 pelatih, Hardiyanto, S.Pd dan Suwanda S.Pd serta dipimpin oleh ketua kontingen Drs. H. Rustam Jusuf. Kontingen juga akan didampingi oleh 2 orang pengurus SOIna dan 3 orang dari Kantor Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Menurut Bachtiar Chamsyah, keikutsertaan SOIna pada event musim dingin ini harus menunjukkan semangat juang yang tinggi. ?Yang penting ada semangat juang. Kerja keras itu harus dibuktikan di lapangan pertandingan dan jangan kenal menyerah, rebut prestasi,? ujarnya memberikan semangat pada para atlet SOIna di kantornya. Keikutsertaan SOIna pada event ini merupakan pertama kalinya. Tujuannya selain ajang uji coba olahraga snowshoeing di Indonesia juga pembentukan atlet berprestasi tingkat dunia. Meski di Indonesia tidak ada musim dingin, namun cabang olahraga yang diikuti hampir mirip dengan nomor lari di atletik. ?Perbedaannya hanya pada faktor cuaca,? ujar Hardiyanto selaku kepala pelatih (Head Coach) kontingen. Untuk itu tim ini telah berlatih untuk penyesuaian iklim pada cuaca dingin di daerah puncak Bogor Jawa Barat. Pada awalnya Pengurus Pusat (PP) SOIna berencana akan memberangkatkan 6 atlet, namun karena keterbatasan dana pada akhirnya hanya dapat mengirimkan 3 atlet. Untuk pengiriman kontingen SOIna ini mendapat bantuan dana Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga RI dan Departemen Sosial RI. Selain itu juga terdapat beberapa sponsor, seperti Nike Inc. yang memfasilitasi seluruh seragam pertandingan kontingen, juga PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang memberikan dana serta PT Dexa Medika yang memberikan bantuan obat-obatan selama proses pelatihan. Nike Inc. sejak beberapa tahun terakhir ini selalu mendukung kegiatan-kegiatan SOIna terutama dalam bentuk bantuan seragam olahraga. Ketua Umum PP SOIna, dr. Pudji Hastuti, MSc, PH menyatakan meskipun event kali ini merupakan uji coba atau pengenalan cabang olahraga Snowshoeing namun ia tetap berharap bahwa keikutsertaan kontingen SOIna pada SOWWG 2009 ini dapat meraih prestasi dengan membawa pulang medali emas sama pada event-event kompetisi dunia lainnya yang pernah diikuti. ?Setidaknya 50% dari jumlah atlet yang berangkat dapat meraih medali emas,? ujarnya. Special Olympics Indonesia Special Olympics Indonesia (SOIna) adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi Penyandang Tunagrahita di Indonesia dalam rangka pemberdayaan Tunagrahita agar menjadi warga masyarakat yang lebih produktif. Indonesia bergabung menjadi anggota Special Olympics pada tanggal 9 Agustus 1989 dan menjadi anggota Special Olympics International (SOI) ke-79; dimana SOI sendiri berdiri pada tahun 1968 yang diprakarsai oleh Mrs. Eunice Kennedy Shriver, yang kegiatannya ditopang oleh The Joseph P. Kennedy Jr. Foundation. Special Olympics Indonesia hingga tahun 2007 telah menjaring 42.129 atlet dari 33 provinsi di Indonesia. Misi Special Olympics adalah menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga sepanjang tahun di berbagai macam jenis olahraga olimpiade bagi Tunagrahita, memberikan mereka kesempatan yang berkesinambungan untuk membentuk fisik yang sehat, menunjukkan keberanian, menikmati kebahagiaan dan memperlihatkan kemampuan, keahlian dan persahabatan dengan keluarganya, atlet Special Olympics lainnya dan masyarakat. Tidak ada pungutan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Special Olympics. Misi ini tercermin dalam janji atlet Special Olympics, yaitu : ?Let me win. But if I cannot win, let me be brave in the attempt?, yang artinya : ?Biarkan kami menang. Tetapi jika kami tidak menang, berilah kami keberanian untuk mencobanya ?. Saat ini, SOIna telah menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi untuk 7 cabang olahraga, yaitu atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, bola basket, renang dan bocce serta telah mengadakan kompetisi untuk olahraga-olahraga tersebut mulai dari tingkat Kabupaten / Kota, Propinsi, Wilayah hingga tingkat Nasional. SOIna juga memiliki kegiatan Special Olympics Athlete Leadership Programs (ALPs), yaitu pelatihan kepemimpinan bagi para atlet agar memiliki kesempatan untuk berkiprah aktif baik di dalam maupun luar lapangan. Mereka dibimbing menjadi pengurus organisasi, official pertandingan, pelatih atau menjadi juru bicara dan membuat keputusan tentang masa depan Special Olympics. Disamping itu juga ada program Healthy Athlete, yaitu program pemeriksaan kesehatan bagi para atlet untuk menjaga kebugaran atlet, terutama menjelang pertandingan. Tentang Special Olympics World Winter Games 2009 Special Olympics World Winter Games 2009 akan diselenggarakan di Idaho, Amerika Serikat pada tanggal 7 ? 13 Februari 2009. Sekitar 2.500 atlet dari lebih 100 negara direncanakan akan hadir. Sekitar 7 cabang olahraga musim dingin akan dipertandingkan, yaitu Alpine Skiing, Cross-Country Skiing, Figure Skating, Floor Hockey, Snowboarding, Snowshoeing dan Speed Skating. Seluruh kegiatan akan dilaksanakan di sekitar wilayah Idaho seperti daerah Boise, Sun Valley dan McCall.
 
 
 
  
jumps2304027a
jumps2504126a
jumps2504126a
partisipate
pornas
 

©2008 Rahman - All Rights Reserved. | Designed for SOIna
Developed by Rahman Media